JOGJA-NETPAC ASIAN FILM FESTIVAL 2006 Berangkat dari pemikiran bahwa Yogyakarta sebagai kota yang memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan kualitas dunia perfilman Indonesia, juga dengan begitu banyaknya dukungan dari pihak akademisi dan juga praktisi perfilman ternama Indonesia yang kami terima, serta hasil refleksi dari kondisi masyarakat yang akhir-akhir ini sering dilanda oleh berbagai krisis berkepanjangan dalam segala aspek kehidupan, maka mendasari kami untuk mencetuskan sebuah ide dan pemikiran untuk kembali membangun kesadaran masyarakat yang semakin tererosi semangatnya oleh krisis yang ada ini melalui sebuah perhelatan dalam bidang perfilman. Dunia perfilman kami yakini mampu berperan sebagai salah satu kekuatan yang dapat menjadi sarana untuk mendorong munculnya perubahan dalam masyarakat. Momentum peringatan Ulang Tahun Kota Yogyakarta yang ke-250 tahun, menjadikan perhelatan perfilman ini menjadi salah satu rangkaian acara yang diharapkan bisa membangkitkan kembali semangat masyarakat Yogyakarta khususnya untuk kembali bangkit setelah diterpa krisis, terutama akibat bencana gempa bumi yang menerpa wilayah ini pada tanggal 27 Mei 2006 yang lalu. Kami keluarga besar Perfilman Yogyakarta ingin menyumbangkan salah satu karya terbesar sebagai bentuk pengabdian kami kepada Yogyakarta melalui acara Festival Perfilman terbesar dan pertama di kota Yogyakarta yaitu JOGJA-NETPAC ASIAN FILM FESTIVAL (JAFF 2006), yang akan diikuti oleh lebih dari 20 negara-negara Asia, serta melombakan puluhan judul film dari seluruh Asia. Tujuannya jelas untuk membawa nama harum Yogyakarta ke dunia internasional. Selain semangat untuk membangun kembali masyarakat dan membangkitkan kembali gairah perfilman Indonesia khususnya di Jogjakarta, semangat yang juga menjadi dasar dan tujuan kami adalah membuat sebuah perhelatan akbar yang berfungsi sebagai wadah untuk berkompetisi sekaligus bersilaturahmi dan mengembangkan serta mendorong banyaknya sineas-sineas muda berbakat yang ada di Indonesia untuk terus berkarya dan menghasilkan film-film bermutu yang patut dibanggakan serta tidak kalah dengan karya sineas negeri asing. Adapun tema yang diusung dalam perhelatan akbar kali ini adalah Cinema In the Midst of Crisis. JOGJA-NETPAC ASIAN FILM FESTIVAL (JAFF 2006) sebagai Event Internasional akan mendatangkan juri-juri Internasional yang telah mempunyai nama besar di Asia dan dunia, dipastikan akan menjadi perhelatan akbar Internasional pertama dalam dunia perfilman Yogyakarta. Festival ini diharapkan akan menjadi cikal bakal besarnya festival ini dunia, serta pendorong munculnya nama sineas-sineas muda Indonesia yang berasal dari berbagai latar belakang baik orang-orang yang bergerak dalam produksi film Independen, serta orang yang bergerak di bidang akademis perfilman dan lainnya. |